free hit counters
 

Vassily dan Tradisi Sniper Rusia

Redaksi – Kamis, 1 Rabiul Awwal 1441 H / 31 Oktober 2019 07:15 WIB

Eramuslim.com – Hingga kini, keberadaan sniper masih diselubungi misteri. Militer di banyak negara sengaja “menyembunyikannya”. Dalam sejarah, “hanya Soviet yang pernah memuja-muja sniper, sewaktu Perang Dunia II dengan apa yang mereka namakan ‘sniperisme’,” tulis Chris Petit dalam tulisan yang dimuat guardian.co.uk/books: “Bang, Bang – You’re Dead”.

Para sniper Rusia memanfaatkan betul momen itu, saat penyerang negaranya (baca: Jerman) mulai mengalami kemunduran dalam Pertempuran Stalingrad (kini Volgograd). Puing-puing reruntuhan bangunan yang luluh-lantak oleh pengeboman, mereka jadikan “sarang” untuk memangsa para serdadu Jerman. Rusia sengaja membuat propaganda “sniperisme” untuk membangkitkan semangat juang rakyatnya dan meruntuhkan moril lawan. Seorang sniper yang berhasil membunuh 40 musuhnya akan dihadiahi medali “For Bravery” dan digelari “Noble sniper”.

“Satu cara untuk memuji “sniperisme” telah diluncurkan, dan mendekati hari jadi ke-25 Revolusi Oktober, propaganda yang mengitari kampanye hitam tersebut kian bergemuruh,” tulis Antony Beevor dalam Stalingrad.

Ribuan sniper Rusia pun tumbuh subur.

Tradisi sniper di Rusia sendiri telah dimulai jauh sebelum Pertempuran Stalingrad berlangsung. Dalam “Russian Snipers In the Mountains and Cities of Chechnya” yang dimuat Infantry Summer 2002, Lester W. Grau dan Charles Q. Cutshaw menulis, “Sniper pelindung Rusia adalah seorang residen Moscow bernama Adam.” Saat pasukan Tartar Mongol mengurung Kremlin dari jarak sekitar 200 paces pada 24 Agustus 1382, Adam segera menyandang senapan panahnya (crossbow) lalu memanjat sebuah menara. Dengan cermat ia membidik sasarannya, melepaskan busur, dan busur panahnya pun menembus pakaian baja komandan musuh. “Heavy crossbow Rusia waktu mampu mencapai sasaran sejauh 650 paces (445 meter),” lanjut Grau dan Cutshaw.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2 3

Historia Terbaru

blog comments powered by Disqus