Apa Untungnya AS dan Eropa Mendukung Yahudi Israel?

Redaksi – Selasa, 16 Ramadhan 1434 H / 23 Juli 2013 13:35 WIB

bendera yahudi dan asAssalamu ‘alaikum warohmatullaohi wabarokatuh,

Yth. Pak saya ingin jawaban “yang berani” pertanyaan berikut ini :

1. Apa makna perkataan “Anti Smith”? Dan mengapa bagi sebagian orang/masyarakat/negara takut dikatakan sebagai anti smith?

2. Apa keuntungan Eropa & Amerika mendukung / membela Israel, bukankah dengan begitu sebenarnya mereka menjadi “Sapi Perahan Israel”? Dan bukankah kenyataannya rakyat / masyarakat non Yahudi baik di Eropa maupun di Amerika sebagian besar hidup miskin?

3. Setelah menyadari bahwa Rakyat Amerika selama ini ditindas dan dibohongi Yahudi, apakah sekarang mereka masih merasa perlu untuk tetap bergabung dalam negara federasi yang bernama “USA”?

Wassalamu ‘alaikum.

Wa’alaykumusalam warahmatullahi wabarakatuh,

Saudara Zulkanov yang dirahmati Allah SWT, “Smith” berasal dari kata “Semit” yang sesungguhnya tidak hanya meliputi orang-orang Yahudi, namun juga Arab secara keseluruhan. Sebab itu, istilah “Anti Semit” sesungguhnya juga berarti “Anti Arab”. Namun orang-orang Yahudi telah merampok pengertian itu dan dengan kekuatan jaringan media massa yang dimilikinya mengubah pengertian aslinya sehingga sekarang dunia secara salah kaprah menganggap istilah “Anti Semit” menjadi “Anti Yahudi”.

Di Barat, istilah ini telah dijadikan senjata untuk menakutnakuti orang-orang agar tidak bersikap anti Yahudi. Seseorang yang kena stigma atau cap “Anti Semit” di Barat—Eropa dan Amerika—akan mengakibatkan banyak hal-hal tidak mengenakan baginya, seperti jika dia seorang guru besar di sebuah universitas, maka dia akan dipecat dengan tidak hormat, seperti yang menimpa Prof. Norman Finkelstein yang dicap anti Semit gara-gara menulis buku “The Holocoust Industry”. Atau dipenjara seperti halnya Zundel dan kawan-kawan.

Dalam hal mengapa Eropa dan AS membela Israel, ini sesungguhnya hal yang terbalik. Jika kita mencermati sejarah panjang bangsa-bangsa Eropa dan AS dan kaitannya dengan konspirasi kaum Yahudi, maka sesungguhnyalah banyak pemimpin Eropa dan juga AS berasal dari kaum Yahudi itu sendiri. Itu yang terjadi. Sebab itu, mereka sangat setia melayani kepentingan Zionis-Yahudi dengan Israel-nya. Berbagai lembaga internasional, seperti halnya PBB, Club of Rome, Trilateral Commission, IMF-World Bank, dan sebagainya merupakan organisasi-organisasi yang dibangun oleh jaringan Yahudi Dunia. Semuanya didedikasikan untuk melayani kepentingan Yahudi Internasional.

Hal ini bukan tidak diketahui oleh masyarakat atau rakyat Eropa dan AS. Mereka banyak yang memahami hal tersebut dan berupaya melawannya, antara lain dengan mendirikan grup-grup perlawanan seperti halnya kelompok hak asasi manusia, anti G7, anti WTO, anti Globalisasi, anti Zionist, Greenpeace, dan sebagainya.

Dan mengenai pertanyaan terakhir, apakah sekarang warga AS masih merasa perlu untuk tetap bergabung dalam negara federasi yang bernama “USA”? Saya tidak bisa menjawabnya disebakan hal itu sebenarnya harus ditanyakan pada mereka sendiri. Hanya saja, kondisi perekonomian di AS sekarang ini sangat payah akibat krisis yang berat. AS merupakan negara sapi perahan dan tunggangan bagi kepentingan Zionis-Yahudi, yang dikendalikan oleh kelompok Luciferian. Ada informasi jika As akan segera dibangkrutkan oleh kelompok ini sehingga mata uang Dollar AS akan tidak lagi berlaku dan dunia akan terguncang dengan hebat menuju situasi chaotik dalam waktu tidak lama lagi. Hal ini diketahui oleh banyak warga AS sendiri, namun mereka pun tidak bisa apa-apa. Wallahu a’lam bishawab. (rz)

Wassalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh.

Berita Terbaru

blog comments powered by Disqus