Bahkan Inggris Pun Mengenang Tragedi Gaza, Kemana Negara-Negara Berpenduduk Islam?

Selasa, 29/12/2009 07:18 WIB | Arsip | Cetak

Ratusan orang berpartisipasi dalam unjuk rasa di Kedutaan Besar Israel di Kensington, London, Minggu (27/12). Mereka menuntut penjahat perang Israel ke pengadilan atas penyerangan terhadap Gaza, Palestina, setahun yang lalu.

Teriakan pengunjuk rasa mengutuk Israel dengan slogan-slogan seperti "Malu Kau, Israel!", "Jatuhlah, Israel!", "Tak Ada Lagi Penjajahan. Israel Adalah Negara Teroris" dan menyuarakan kebebasan untuk Palestina. Berbagai keprihatinan ditulis di poster di antara bendera Palestina.

Demonstrasi menandai peringatan satu tahun serangan Israel, yang dinamai Cast Lead Code, di Gaza. Israel meluncurkan agresi pada tanggal 27 Desember 2008 hingga 18 Januari 2009 dengan dalih untuk menghentikan serangan roket oleh kelompok militan Gaza.

Polisi Metropolitan menjaga sekitar 500-protes keras seratus meter dari kedutaan. Satu helikopter terbang di atas tempat sebagai personel tambahan dikerahkan ketika kerumunan itu semakin besar setengah jam setelah kerumunan itu dimulai.

Demo dipimpin oleh Inisiatif Muslim Inggris dan Forum Palestina Britania. Diikuti oleh puluhan organisasi berbasis Islam, jaringan anti-Zionis Yahudi, kelompok-kelompok sosialis, dan organisasi sipil.

Mereka telah mengirim surat kepada anggota parlemen lokal dan pemerintah Inggris agar menekan pemerintah Israel untuk menghentikan penjajahan dan teror kepada bangsa Palestina. Mereka menanyakan peran mantan Perdana Menteri Tony Blair sebagai utusan internasional perdamaian Timur Tengah.

Nah, Inggris saja yang negaranya sekuler, mengutuk tragedi agresi Israel terhadap Gaza, bagaimana Indonesia dan negara-negara dengan penduduk Islam mayoritas lainnya? Mungkinkah kita telah lupa atas agresi yang telah menewaskan 1500 orang Islam dan setengahnya merupakan anak-anak yang menghafal Al Quran? (sa/adytorial)

foto : adytorial

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...

Safe Deposite Box di BCA Syariah
Barang-barang berharga seperti emas, perhiasan ataupun surat-surat berharga seperti sertifikat rumah, tanah, kendaraan dan lainnya tentu harus disimpan baik agar tidak hilan/r...


Peluang