Pemerintah Iran Ajukan Draft UU "Boikot Israel"

Senin, 12/01/2009 19:01 WIB | Arsip | Cetak

Pemerintah Iran membuat membuat gebrakan baru lagi terkait agresi brutal Israel terhadap warga Palestina di Jalur Gaza. Pemerintahan Presiden Mahmud Ahmadinejad mengajukan draft undang-undang ke parlemen yang akan menjatuhkan sanksi bagi perusahaan-perusahaan asing yang terbukti memiliki hubungan dengan Israel atau memberikan dukungan moneter untuk kepentingan-kepentingan Israel.

Langkah ini adalah langkah yang kesekian kalinya dilakukan pemerintah Iran untuk menekan Israel.

Pekan kemarin, pemerintah Iran memerintahkan agar distribusi produk-produk dari perusahaan yang diduga punya hubungan dengan Israel, dihentikan. Menteri Pertambangan dan Industri Iran, Ali Akbar Mehrabian mengatakan, instruksi berlaku sampai dilakukan evaluasi final tentang status pemilik modal perusahaan-perusahaan yang bersangkutan.

Sejauh ini, Iran belum mengumumkan nama perusahan-perusahaan itu, termasuk detil dari draft undang-undang yang diajukan pemerintahan Ahmadinejad.

Selain Iran, Malaysia lewat Perdana Menteri-nya Abdullah Ahmad Badawi juga mendesak komunitas internasional untuk menerapkan sanksi pada Israel. Badawi menyebut agresi Israel ke Gaza sebagai tindakan amoral dan mengatakan bahwa para pemimpin dunia punya tanggung jawab moral untuk membantu rakyat Palestina.

Sementara itu, negara-negara Arab masih bersikap menunggu untuk menerapkan sanksi tegas terhadap Israel. Pemerintah Qatar mengatakan siap memutus hubungan dagang dengan Israel jika negara-negara Arab lainnya juga melakukan tindakan yang sama.

Saat ini, negara Arab yang secara resmi membuka hubungan diplomatik dengan Israel adalah Yordania dan Mesir. Yordania belum memutuskan apakah akan memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel, meski kemungkinan itu menurut pejabat pemerintahan Yordania terbuka akibat tekanan dari publik Yordania agar negara itu memutus hubungan diplomatik dengan Israel. (ln/prtv)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang