Assalamu'alaikum wr.wb.
Ustadz sebelum saya bertanya, saya akan bercerita tentang masalah saya. Saya mencari jodoh saya lewat internet, dan sudah ketemu seorang wanita yang sesuai dengan kriteria saya, saya juga menghubungi dia dan kita bercerita tentang diri masing2, kita juga kirim-kiriman foto masing2, akhirnya kita merasa cocok. Tapi ketika aku bilang mau taaruf sama keluarganya dia, dia mengatakan kalo ibunya tidak boleh dekat dengan orang yang baru dikenal, apalagi lewat dunia maya, jadi dia takut kalo aku datang ke rumahnya malah jadi nggak sesuai yang diharapkan. Yang saya mau tanyakan, bagaimana caranya meyakinkan orang tuanya agar bisa menyambut niat baik saya untuk berta'aruf denga dia?
Terima kasih atas jawaban Ustadz.
Hamba Allah
Erik Bungawan
Wa’alaikum salam wr. wb.
Saudara Erik yang dimuliakan Allah SWT, banyak cara untuk mencari jodoh tetapi jika melalui internet maka kehati-hatian amat perlu ditingkatkan. Dunia internet adalah dunia maya dimana orang dengan mudah merahasiakan identitas dirinya. Sudah banyak cerita tentang orang yang tertipu karena berkenalan dengan orang lain melalui internet (chating, email, situs pertemanan, dan lain-lain). Ada laki-laki yang mengaku bujangan, padahal sudah menikah. Perempuan yang memberikan foto orang lain bukan dirinya sendiri. Status sosial yang miskin diubah menjadi kaya, dan lain-lain.
Oleh sebab itu, saran yang dapat saya berikan adalah idealnya seseorang itu jangan mencari jodoh melalui internet. Kalau untuk mencari teman boleh melalui internet, tapi kalau mencari jodoh sebaiknya melalui dunia nyata. Artinya, kita harus mengenal jodoh kita dalam kehidupannya sehari-hari. Kita perlu mencari informasi sebanyak-banyaknya siapa dia sesungguhnya. Sebaiknya pencarian informasi ini juga melalui orang lain yang bisa kita percaya (orang tua, guru, sahabat dekatnya). Jangan hanya mengandalkan informasi yang kita cari sendiri agar tidak bersikap subyektif (yang jelek dianggap bagus atau sebaliknya karena sudah cinta). Setelah mendapatkan informasi yang cukup tentang dia, barulah kita bisa merencanakan untuk menikahinya atau tidak.
Jadi sebaiknya Anda jangan menyatakan niat untuk menikahinya hanya karena mengenal dia melalui internet. Apalagi langsung ingin bertemu dengan kedua orang tuanya. Nanti saja. Jadikan ia sebagai teman Anda dahulu. Lalu lakukan langkah-langkah yang saya sarankan di atas (bertemu secara fisik, libatkan orang lain untuk mengenal dia, tanya kepada teman-temannya siapa dia), sampai Anda tahu betul siapa dia sesungguhnya dalam dunia nyata, bukan dalam dunia maya.
Demikian saran yang dapat saya sampaikan. Semoga Anda mendapatkan jodoh yang baik dengan cara yang baiik pula.
Salam Berkah !
(Satria Hadi Lubis)
Dengan adanya perbankkan syariah pertumbuhan ekonomi akan semakin terjamin dari kehalalnya. Karena produk-produk yang di tawarkan oleh perbankan syariah adalah sebuah produk yang mana berlandaskan dengan hukum-hukum syariah yang telah Allah berikan dan diolah sedemikian mungkin sehingga masyarakat luas menjadi tahu.
Pengamat dan konsultan bisnis syariah terkemuka Indonesia, Adiwarman Karim, berani memproyeksi angka Rp101,1 triliun total aset perbankan syariah di 2010. Perhitungan itu hasil dari pertimbangan modal dan data historis pertumbuhan bank-bank syariah baru di 2010.
Ibarat rumah, perbankan syariah memiliki pondasi, pilar dan atap. Pondasi inilah yang menjadi dasar pembangunan bank syariah. Pembangunan pondasi harus kuat karena pondasi yang rapuh akan membuat bangunan perbankan syariah ikut rapuh.
Pendidikan, mencakup pengajaran, pembentukan moral, penelitian dan pengembangan, serta segala makna yang mungkin dikandung kata pendidikan, adalah isu yang sangat perlu diperhatikan di sektor perbankan syariah. Tidak bisa dipungkiri, teori dan praktek perbankan syariah saat ini banyak berangkat dari teori dan praktek perbankan konvensional.
Karena ingin mengajukan pinjaman untuk membeli kendaraan, akhirnya aku mendatangi bank-bank yang dekat dengan rumahku. Kebetulan di ruko dekat rumahku cukup lengkap banknya mulai dari yang konvensional sampai yang syariah.
Bill menuai sukses di bisnisnya saat menjual program DOS kepada IBM. Ajaibnya saat Bill menawarkan program DOS ke IBM, BIll bersama rekannya, Paul dan Steve sama sekali belum memiliki program itu dan lebih gilanya lagi..
KANGEN sekali saya dengan suasana seperti ini. Rendy, Putri, Shalma Alexa, Ahad Rifaldo dan teman-teman sebayanya tampak duduk lesehan dengan tertib di lantai mushalla. Wajah mereka terlihat ceria.