Tonton Saja Jokowi melawan Dollar di 2018, Siapkan Tandu dan Ambulans

Eramuslim.com – Bunga utang bengkak, utang baru susah diperoleh, mau naikin pajak sama dengan bunuh diri karena ekonomi sedang lemah, mau naikin tarif barang impor ketergantungan sudah sangat tinggi, infrastruktur langsung mangkrak. Itulah kira kira ringkasannya.

Mari kita mulai dengan bagaimana parahnya kemampuan pembayaran bunga utang pemerintah dan otoritas moneter? Mari kita lihat pemerintah memberikan bunga 8,516 % kepada investor (The Indonesia 10Y Government Bond has a 8,516% yield). Dengan demikian maka kita bisa hitung bunga yang harus dibayar.

Berdasarkan data Bank Indonesia, Utang luar negeri pemerintah dan otoritas moneter USD 179.728 miliar atau sebesar Rp 2.606,056 triliun. Utang pemerintah dari SUN Rp 1.907,506 triliun. Maka total utang pemerintah dan otoritas moneter Rp 4.513,562 triliun.

Dengan demikian maka beban bunga yang harus ditanggung pemerintan sedikitnya Rp 384,374 triliun. Bunga tersebut kalau ditambah cicilan utang pokok sebesar Rp 69,785 triliun, maka menjadi Rp 454,159 trikiun. Jumlah yang sangat besar dan menjadi beban yang sangat berat. Pemerintah hanya akan mampu bayar apabila dapat utang baru.