Iran Tolak Tudingan AS Soal Senjata Selundupan

Iran membantah semua tuduhan AS yang mengatakan bahwa negara itu telah memasok persenjataan untuk para pejuang Syiah di Irak.

"Tuduhan itu tidak benar. Tidak fair. Iran tidak memasok senjata-senjata itu. Ini mirip tuduhan Amerika terhadap Saddam Hussein soal senjata pemusnah massal, " kata seorang diplomat kedutaan besar Iran di Baghdad, seperti dikutip AFP, Senin (12/2).

Sehari sebelumnya, sejumlah pejabat senior AS menunjukkan sejumlah senjata yang menurut mereka diselundupkan ke Irak oleh para agen rahasia Iran. Di antara senjata itu adalah sejumlah ranjau darat yang sangat eksplosif.

Menurut para pejabat AS itu, sejak bulan Mei 2004 ranjau-ranjau tersebut telah membunuh 170 orang Amerika dan anggota pasukan koalisi serta melukai 620 orang.

Anehnya, meski mengklaim menunjukkan bukti, para pejabat AS itu menolak ketika para reporter ingin mengutip nama atau merekam keterangan mereka. Mereka hanya menunjukkan foto-foto dari senjata-senjata yang diklaim berasal dari Iran.

Di AS sendiri, anggota Kongres dari Demokrat bersikap skeptis atas tuduhan pemerintah Bush terhadap Iran terkait masalah senjata selundupan. Disatu sisi mereka mengaku tidak ragu Iran kemungkinan ikut "bermain" di Irak, namun melihat reputasi intelejen AS selama ini, khususnya dalam masalah Irak, mereka juga tidak mau serta merta mempercayai tuduhan AS.

Kalangan Demokrat malah mengatakan, tuduhan itu makin menimbulkan kecurigaan apa sebenarnya motif pemerintahan Bush pada Iran.

John Kerry, yang pernah mencalonkan diri sebagai kandidat presiden dari Demokrat mengatakan, klaim pemerintah AS soal bukti-bukti keterlibatan Iran di Irak akan menghadapi sikap skeptis dari Kongres, karen pengalaman terakhir di Irak. (ln/aljz)