free hit counters
 

Lehman Brothers Bangkrut, AS Alami Krisis Keuangan Terburuk

Magdalena – Senin, 13 Ramadhan 1429 H / 15 September 2008 15:18 WIB

Lehman Brothers, bank investasi keempat terbesar di AS tidak mampu bertahan oleh hantaman krisis finansial yang sedang melanda dunia. Dalam waktu 24 jam ke depan, perusahaan Lehman Brothers akan mengajukan permohononan perlindungan dari kebangkrutan.

Berdasarkan peraturan Chapter 11 yang berlaku di AS, sebuah perusahaan yang terancam bangkrut boleh minta tenggang waktu untuk melakukan pengorganisasian kembali dan mengatur rencana untuk membayar pinjaman-pinjaman perusahaan. Saat ini, aparat kepolisian melakukan penjagaan ketat di kantor pusat Lehman Brothers di New York.

Pekan lalu, perusahaan itu mengumumkan kerugian perushaan sebesar 3, 9 milyar dollar di pasar uang AS yang menimbulkan keguncangan sistem keuangan global karena bank-bank rekanan Lehman menyatakan membatalkan kesepakatannya. Kebangkrutan Lehman tinggal menunggu waktu, setelah para pembeli saham potensialnya satu persatu mundur sepanjang pekan kemarin.

Pembahasan antara Barclays dan Bank of America akhirnya menyatakan bahwa mereka tidak yakin Lehman Brothers mampu melanjutkan usahanya dan memberikan keuntungan pada para pemegang sahamnya.



Saat ini, aparat kepolisian melakukan penjagaan ketat di kantor pusat Lehman Brothers di New York, sementara para pegawainya dengan membawa kotak-kotak terbuat dari kardus, meninggalkan kantor Lehman Brothers. Bank ini mempekerjakan sekitar 25.000 karyawan di seluruh dunia. Di Inggris saja, jumlah pegawai Lehman Brothers mencapai 5.000 orang.

Selain Lehman Borthers, bank Merril Lynch juga sedang terlilit masalah kredit dan sudah diambil alih oleh Bank of Amerika. Situasi ini makin memperjelas krisis keuangan yang dialami AS saat ini, dibarengi dengan makin melemahnya dollar AS terhadap mata uang Euro dan Yen serta lesunya bursa saham di Asia, Eropa dan Wall Street sendiri.

Mantan Kepala Federal Reserve AS, Alan Greenspan menyebut krisis keuangan yang melanda AS saay ini merupakan krisis berulang, sekali dalam pertengahan atau dalam satu abad. Dalam wawancara dengan ABC News, Greenspan mengatakan, krisis ini adalah krisis terburuk yang pernah ia lihat dan akan berlangsung lama. (ln/prtv/bbc/aljz)

Dunia Islam Terbaru

blog comments powered by Disqus