Demokrat Cibir Bobby Nasution Rekrut Eks Napi Korupsi Jadi Timses

Sebelumnya, eks Wali Kota Medan, Abdillah, masuk ke struktur tim pemenangan Bobby Nasution-Aulia Rachman di Pilkada Medan. Abdillah merupakan mantan terpidana kasus korupsi.

Politikus Partai Demokrat (PD) Jansen Sitindaon Wasekjen Demokrat Jansen Sitindaon (Farih Maulana/detikcom)
Abdillah masuk sebagai salah satu Dewan Pembina. Di tergabung dalam satu tim bersama Sandiaga Uno, Maruarar Sirait, Sukur Nababan, hingga Sofyan Tan.

“Pak Abdillah adalah tokoh di Kota Medan dan sudah pernah menjadi Wali Kota di Kota Medan dan tidak bisa kita pungkiri bahwa di masa pemerintahan beliau banyak terjadi kemajuan dan perkembangan di Kota Medan,” kata Jubir Timses Bobby-Aulia, Meryl Saragih, Senin (21/9).

Jubir Timses Bobby-Aulia lainnya, Sugiat Santoso, menilai tak ada masalah terkait bergabungnya Abdillah di Timses Bobby-Aulia. Dia mengatakan masuknya nama Abdillah telah diperhitungkan secara matang.

“Nggak lah, kalau hadirnya Bang Abdillah itu yang pertama dia pernah menjabat sebagai Wali Kota medan, banyaklah pembangunannya merata di Kota Medan. Kedua, jaringan Abdillah sangat luas. Sekaligus tempat bertanya Bobby-Aulia di pilkada nanti untuk membangun Kota Medan,” tuturnya.

Abdillah merupakan Wali Kota Medan dua periode, yaitu 2000-2005 dan 2005-2010. Namun jabatan di periode kedua Abdillah tidak genap dijalaninya karena urusan hukum pada 2008. Dia terjerat kasus korupsi yang ditangani KPK, yaitu kasus pengadaan mobil pemadam kebakaran dan penyelewengan dana APBD. Saat itu, Abdillah dijerat KPK bersama-sama dengan wakilnya yang bernama Ramli.

Abdillah kemudian divonis bersalah dan dijatuhi hukuman 5 tahun penjara serta denda Rp 250 juta subsider 6 bulan kurungan, ditambah wajib membayar uang pengganti Rp 17,8 miliar. Hukuman Abdillah dipangkas di tingkat banding hingga dikuatkan pada tingkat kasasi menjadi 4 tahun penjara dan denda Rp 300 juta subsider 6 bulan kurungan, ditambah uang pengganti Rp 12,1 miliar.

Abdillah telah bebas pada 2010. Kepulangan Abdillah saat itu disambut warga di Bandara Polonia Medan, Rabu (2/6/2010).(dtk)