free hit counters
 

Mantan Kapolsek Sukajadi Bilang Sudah Biasa Kasih Miras ke Mahasiswa Papua

Redaksi – Sabtu, 21 Zulhijjah 1440 H / 24 Agustus 2019 16:00 WIB

Eramuslim.com -Mantan Kapolsek Sukajadi Kompol Sarce Christiaty Leo Dima yang memberikan minuman keras (miras) kepada mahasiswa asal Papua ternyata sudah terbiasa melakukan hal tersebut.

Saat diinterogasi oleh Propam, itu dia sudah biasa, bukan hanya sekali ini. Itu dia sudah biasa dilakukan,” kata Komisioner Kompolnas Irjen (Purn) Bekto Suprapto usai diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (24/8).

Meski telah terbiasa, menurut Bekto, memberikan miras adalah hal yang tidak patut dilakukan. Oleh karenanya dia meminta agar Polda Jawa Barat untuk benar-benar dalam melakukan proses terhadap Kapolsek Sukajadi, Bandung itu sesuai ketentuan yang berlaku.

“Tetap itu harus diproses dari sisi disiplin dan dari sisi kode etik. Kita tahu orang mabok itu bikin masalah,” ujarnya.

Menurut Bekto, pendekatan yang dilakukan oleh Kompol Sarche tidak tepat. Meski hal tersebut biasa dilakukan, namun pemberian miras di tengah isu rasisme dan aksi yang cukup sensitif justru memperburuk keadaan.

“Meskipun dia sebelumnya biasa melakukan, sekarang sedang sensitif. Yang menerima pun seandainya biasa menerima, kali ini marah. ‘Kok kamu kasih saya (miras)?'” ucap Bekto.



Bekto mengaku terus berkomunikasi dengan Polda Jabar untuk memantau proses penindakan pada Kompol Sarche. Dia belum bisa menyimpulkan secara rinci motif pemberian miras itu.

Lebih lanjut Bekto juga tidak mau menyimpulkan apakah pemberian miras ini menjadi pendekatan yang lumrah di kepolisian.

Itu biarlah sedang diinvestigasi, nanti setelah investigasi,” ujar pensiunan jenderal bintang dua ini.

Buntut dari pemberian dua dus miras itu, Kompol Sarche langsung dicopot dari posisinya sebagai Kapolsek Sukajadi, Bandung untuk menjalani proses pemeriksaan internal di bidang Profesi dan Pengamanan (Propam). (Rmol)

Berita Nasional Terbaru

blog comments powered by Disqus