TERUNGKAP ! Ternyata Syeikh Amr Wardani Awalnya Diundang untuk Ceramah, Bukan Saksi Ahli Ahok

amru

Eramuslim.com – Ulama asal Mesir, Syekh Amr Wardani, tidak tahu-menahu soal kasus penistaan agama yang membelit Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki T. Purnama.

Karena itu dia tidak tahu bakal jadi saksi ahli yang meringankan cagub petahana tersebut. Sebab, dia diundang ke Indonesia untuk ceramah.

“Dia tidak tahu itu. Karena dia diundang Indonesia untuk ceramah,” jelas Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri, KH Muhyiddin Junaidi, dalam perbincangan kepada Kantor Berita Politik RMOL malam ini.

KH Muhyiddin tahu hal itu setelah bertemu Duta Besar Mesir untuk Indonesia, Ahmed Amr Ahmed Moawad pukul 11.00 Wib siang tadi.

Dia menemui Dubes Mesir untuk menyampaikan surat protes karena ulama asal negeri Piramid tersebut akan menjadi saksi ahli kasus penistaan agama di Indonesia. Surat tersebut ditujukan kepada Grand Syekh Al Azhar dan Mufti Mesir.

Dalam surat tersebut, MUI menyampaikan kehadiran Syekh Amr Wardani sebagai saksi akan menimbulkan pro-kontra di kalangan ulama dan akan menciptakan ketegangan baru di kalangan umat Islam.

Secara tidak langsung, dia menambahkan, kehadiran Syekh Amr Wardani untuk menjadi saksi ahli tersebut juga akan mengurangi wibawa MUI bahkan mendistorsi peran MUI sebagai otoritas pemberi fatwa. Tak hanya itu, ini bisa merusak hubungan bilateral Indonesia dan Mesir yang telah berjalan baik selama ini.

“Kami berharap agar upaya kelompok tertentu itu dihentikan agar kedatangannya (Syekh Amr Wardani) tidak dimanipulasi dan dieksplootasi untuk kepentingan tertentu,” jelas mantan Ketua PDM Bogor ini.

Dia menjelaskan Syekh Amr Wardani ke Indonesia diundang oleh kelompok tertentu untuk memberikan ceramah yang difasilitasi Dubes RI untuk Mesir, yang juga politikus PDIP Helmy Fauzy.(ts/rmol)