Organisasi HAM di Palestina Luruskan Informasi Seputar Kerusuhan Ghaza

Kericuhan yang terjadi antara polisi Palestina Hamas dan pendukung Fatah banyak diputarbalikkan. Kini, sebuah organisasi HAM di Palestina mengungkapkan laporan baru yang meluruskan insiden baku tembak antara pasukan pengamanan Hamas dan kelompok Fatah itu.

Menurut para aktifis HAM Palestina yang menyaksikan peristiwa itu, tembakan yang menewaskan beberapa orang Fatah meletus dari arah yang tidak diketahui, di sela-sela kericuhan yang terjadi saat upacara peringatan wafatnya Pemimpin Palestina Yaser Arafat.

Menurut Organisasi Mizan yang merupakan ormas pemerhati HAM di Palestina, saat pukul 13. 00 waktu setempat hari Senin (12/11), menjelang akhir upacara peringatan, sejumlah peserta mulai meninggalkan tempat upacara. Pada waktu itu, tiba-tiba saja terdengar rentetan senjata meletus dari arah yang tidak jelas sehingga menewaskan beberapa orang seketika.

“Dengan segera, aparat keamanan yang berada di bawah koordinasi Hamas yang sudah siaga di sejumlah jalan di sekitar lokasi bergerak dan menembakkan senjata ke arah udara sebagai peringatan agar kerusuhan segera berakhir. Kami juga menyaksikan sejumlah orang berseragam sipil melakukan penembakan ke udara, ” demikian salah satu kalimat dalam laporan yang disampaikan kepada Palestine Information Center.

Mereka menyayangkan kejadian ini hingga menelan banyak korban meninggal. Dalam catatan mereka ada enam orang meninggal di tempat dan 45 orang yang terluka.

Sebelum ini, Ir Ehab Adhin, Jubir Kementerian Dalam Negeri Palestina asal Hamas menegaskan dalam konferensi pers, pascaperistiwa kerusuhan, bahwa milisi bersenjata Fatah ketika itu menyebar di Universitas Al-Azhar dan melontarkan tembakan ke arah polisi Palestina asal Hamas yang ada di sekitar lokasi peringatan wafatnya Yaser Arafat. Tembakan itu lalu mengejutkan sejumlah peserta upacara yang menuding bahwa polisi Hamas lah yang menembak ke arah mereka. Tak lama kemudian, batu berhamburan ke arah polisi Hamas, sementara tembakan senjata terus terjadi dari pihak milisi bersenjata Fatah. (na-iol)