‘Diancam’ Pedang oleh Rakyatnya, Umar Malah Tersenyum

Salah satu kisah luar biasa lainnya terjadi ketika Umar bin Khathtab baru dilantik sebagai pemimpin kaum Muslimin. Saat ayah Hafshah ini menyampaikan pidato, ada salah seorang sahabat mulia yang berani menyampaikan ancaman positif. Uniknya, Umar bukannya marah, tapi justru tersenyum dengan apa yang disampaikan oleh sahabatnya itu.

Katanya dengan sangat tegas, “Apabila Engkau, wahai Khalifah, benar, maka aku akan menaatimu. Tetapi jika Engkau menyimpang, pedang ini yang akan meluruskanmu.”

Mari sedikit berandai-andai, apa yang akan terjadi jika pemimpin kita tengah berpidato, lalu ada yang mengatakan kalimat semakna ini? Akankah dia tersenyum selayaknya Umar bin Khaththab? Ataukah dia akan marah-marah, malu, lalu menimpakan hukuman kepada rakyat yang mengatakan seperti itu?

Bahkan, membayangkan pun tak akan pernah sempurna. Sebab antara kita dan rakyatnya Umar bin Khaththab amat jauh kualitasnya. Apalagi kualitas pemimpinnya.

Wallahu a’lam. [Pirman/Kisahikmah]