Belanda Berencana Terapkan Larangan Cadar Tahun Depan
Pemerintah minoritas Belanda berencana untuk melarang cadar dan bentuk lain dari pakaian yang menutupi wajah pada tahun depan.
Larangan itu akan membuat Belanda, di mana 1 juta dari 17 juta warganya adalah Muslim, menjadi negara Uni Eropa kedua yang melarang burqa setelah Perancis, dan akan memberlakukan larangan tersebut di tempat-tempat umum.
"Orang harus bisa melihat wajah satu sama lain dan mengenali satu sama lain ketika mereka bertemu," kata kementerian urusan dalam negeri dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat kemarin (27/1).
Larangan itu juga akan berlaku untuk helm sepeda motor ketika dipakai di tempat yang tidak patut, seperti di dalam toko, Wakil Perdana Menteri Maxime Verhagen mengatakan kepada wartawan, menyangkal bahwa larangan yang akan diterapkan hanya berfokus pada pakaian keagamaan.
Politisi Anti-Islam Geert Wilders dari Partai Kebebasan (PVV), telah menetapkan tekanan politik yang cukup kepada pemerintah Belanda untuk mendapatkan larangan cadar diresmikan menjadi undang-undang.
Dilaporkan beberapa wanita Muslim di Belanda mengenakan niqab yang hanya memperlihatkan mata dan burqa ala Afghanistan yang menutupi wajah sepenuhnya. Akademisi memperkirakan terdapat 100 hingga 400 wanita muslim Belanda yang mengenakan cadar.
Pemerintahan Koalisi Belanda sendiri sepakat untuk mengajukan hukum baru kepada parlemen pekan depan untuk menetapkan bahwa pelanggar akan didenda hingga 390 euro ($ 510).
Verhagen mengatakan larangan itu dimaksudkan untuk memastikan bahwa tradisi komunikasi terbuka dihargai dalam masyarakat Belanda bisa ditegakkan, dan untuk mencegah orang dari menyembunyikan identitas mereka dalam mengantisipasi melakukan kejahatan.(fq/reu)
Lainnya (Arsip)
- Ribuan Pendukung Jamiat Ulema-e Islam Pakistan Demo Anti AS di Karachi
Sabtu, 28/01/2012 08:54 WIB - Terlibat Film "The Third Jihad" 2 Kelompok Muslim AS Tuntut Kepala Polisi NY Mundur
Jumat, 27/01/2012 17:32 WIB - Buku Teks Sekolah Swiss Hina Perempuan Turki
Jumat, 27/01/2012 17:07 WIB - Capres AS Gingrich Memperbaharui Serangannya Terhadap Palestina
Jumat, 27/01/2012 16:28 WIB - Oposisi Suriah Buktikan Anggota Garda Revolusi Iran Bantu Rezim Assad
Jumat, 27/01/2012 16:04 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
Satrio Selamat dari Jantung Bocor
Dari semenjak lahir Satrio, 21 bulan, sudah menderita jantung bocor. Tubuhnya semakin membiru, bapaknya terkendala administrasi untuk mengurus Jamkesmas. Melalui bantuan LKC Dompet Dhuafa dan PT PPA…



