free hit counters
 

Taatilah Suamimu Sejauh Tidak Bermaksiat Kepada Allah

zahid – Kamis, 5 Zulhijjah 1440 H / 8 Agustus 2019 14:00 WIB

Eramuslim – SEBAGAIMANA ditetapkan oleh syariat, kewajiban seorang suami adalah bertanggungjawab. Yakni bertanggungjawab atas keselamatan anak isterinya dari api neraka. Maka kewajiban seoarang isteri yang mulia yang syariat tetapkan bagi mereka adalah mampu mewujudkan ketaatan kepada suaminya. Yakni taat bukan pada hal maksiat kepada Allah.

Menjadi penting bagi para isteri untuk taat kepada suami mereka. Karena ketaatan isteri kepada suaminya adalah sumber keberkahan bagi suami di dunia dan akhirat. Seorang suami akan bahagia mendapati isteri yang taat kepadanya.

Sungguh isteri yang taat pada suami laksana perhiasan yang indah di dunia bagi suaminya. Seperti halnya disampaikan oleh Rasulullah shalallahu alaihi wasallam, “Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah.” (HR. Muslim).



Wahai Muslimah, ketahuilah penggunaan kata perhiasan di dunia adalah bentuk yang menunjukkan sesuatu yang mulia lagi berharga. Dan di dunia ini tidak lah ada yang lebih mulia dan berharga melainkan kalian yang shalihah. Bagi yang telah bersuami maka mulialah sebagaimana perhiasan dunia dengan cara mewujudkan ketaatan kepada suami.

Apabila kedua kewajiban ini ditegakkan oleh masing-masing pihak, maka Insya Allah akan terwujud keluarga yang sakinah. Keluarga yang akan memperindah lingkungan sekitar. Dan apabila lingkungan menjadi sakinah karena keluarga-keluarga yang sakinah, akan terwujud bangsa yang baldatun thayyibatun. InsyaAllah (inilah)

Oleh Ustadz Afifuddin Rohaly MM

Muslimah Terbaru

blog comments powered by Disqus