free hit counters
 

HAMAS: Erdogan Adalah Panglima Perang Muslim Dunia!

Redaksi – Minggu, 13 September 2020 04:48 WIB

Eramuslim.com – Tak perlu disangsikan lagi besarnya dukungan yang diberikan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, terhadap perjuangan rakyat Palestina. Meski menuai banyak kecaman dan membuat Turki memiliki banyak musuh, Erdogan tetap berdiri tegak bergandengan bersama kelompok pejuang Hamas Palestina.

Dalam laporan Finnancial Times yang dikutip VIVA Militer, sejumlah rakyat Palestina mendatangi salah satu situs suci umat Islam dunia, Masjid Al-Aqsa, Jerusalem, Jumat 11 September 2020. Kaum pria datang untuk melaksanakan kewajiban Salat Jumat, sementara para wanita datang ke Al-Aqsa sembari membawa bendera Turki dan foto Erdogan.

Popularitas Erdogan di kalangan rakyat Palestina, membuktikan bahwa perjuangan pria 66 tahun untuk membebaskan Palestina dari cengkraman kaum Zionis Israel.

Tak seperti sejumlah negara Arab yang akhirnya terkena rayuan Israel, Turki di bawah komando Erdogan tetap konsisten dalam dukungannya terhadap perjuangan rakyat Palestina. Sebab seperti yang diketahui, Israel berhasil membujuk Mesir, Yordania dan Uni Emirat Arab (UEA), untuk berdamai.



 

Palestinian schoolboys hold a poster depicting Turkey’s Prime Minister Recep Tayyip Erdogan during a rally at Gaza Seaport calling on Erdogan to visit the Gaza Strip September 13, 2011. REUTERS/Ismail Zaydah (GAZA – Tags: POLITICS EDUCATION TPX IMAGES OF THE DAY)

Mesranya hubungan Erdogan dengan kelompok sayap militer Hamas Palestina, membuat Israel gusar. Tak cuma Israel, Amerika Serikat (AS), dan sejumlah negara Uni Eropa (UE) juga mengecam tindakan Erdogan. Bagaimana tidak, Erdogan mengundang para petinggi Hamas ke Istanbul, 22 Agustus 2020.

Menurut laporan The Jerusalem Post yang dikutip VIVA Militer, dalam kesempatan itu Erdogan bertemu langsung dengan Wakil Kepala Hamas, Saleh al-Arouri. Kedatngan al-Arouri ini kian membuat Israel, AS, dan Uni Eropa murka. Pasalnya, al-Arouri adalah salah satu buronan paling dicari pemerintah AS. Bahkan kepala al-Arouri dihargai US$5 juta, atau setara dengan Rp73,9 miliar.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Dunia Islam Terbaru