Malaysia Rilis Info Soal Pembunuh Ilmuwan Palestina

Fuzi tidak bisa memastikan apakah mereka masih di Malaysia atau sudah keluar namun pihaknya sudah bekerja sama dengan agen lokal dan internasional terkait masalah tersebut. “Kami juga mengambil 14 peluru dari tubuh korban setelah bedah mayat. Kami telah mengirim kepada para ahli senjata kami di sini untuk analisis lebih lanjut,” katanya.

Mohamad Fuzi menolak membeberkan rincian lebih lanjut tentang kasus ini karena masih dalam penyelidikan tetapi sejauh ini tidak ada ancaman terhadap keluarga korban. Dia akan meminta keterangan dari saudara korban Dr Rami Albatsh yang tiba di Malaysia Senin ini jika diperlukan.

Dia juga meminta siapapun yang memperhatikan apapun antara jam 05.00 pagi hingga 07.00 pagi pada hari Sabtu untuk menyampaikannya. Polisi telah mengesampingkan bahwa Dr Fadi adalah korban dari penembakan acak karena berdasarkan rekaman CCTV orang lain telah berjalan melewati dua penyerang tanpa diserang.

Dr Fadi MR Albatsh ditembak mati di depan Kondominium Idaman Puteri, Jalan Meranti, Taman Medan, Kuala Lumpur, Sabtu, oleh dua pelaku yang menaiki sepeda motor saat hendak shalat subuh. [republika]