free hit counters
 

Organisasi Yahudi Timur Tengah dan Inggris Berencana Kirim Bantuan ke Gaza

Al Furqan – Rabu, 27 Jumadil Akhir 1431 H / 9 Juni 2010 13:01 WIB

Organisasi Jews for a Just Peace in the Middle East  dan dan Jews for Justice for Palestinians di Inggris telah mengumumkan keinginan mereka untuk mengirim kapal yang sarat dengan bahan bantuan ke Jalur Gaza dalam upaya untuk mematahkan serangan Israel yang dikenakan terhadap wilayah tersebut.

Kapal bantuan mereka ini diharapkan untuk berlayar pada paruh kedua bulan Juli mendatang.

Menurut panitia penyelenggara, kapal mereka akan membawa hadiah dari anak-anak sekolah yang ada di Eropa, di samping obat-obatan dan peralatan medis. Kapal itu juga akan disertai oleh stasiun televisi di seluruh dunia.

Pihak penyelenggara mengatakan bahwa tujuan utama dari kapal ini adalah untuk "mematahkan serangan terhadap, karena menurut mereka hukuman kolektif terhadap penduduk sipil Gaza merupakan pelanggaran hukum."

Lutz Edith, salah satu penyelenggara kapal, mengatakan, "Israel telah menunjukkan kepada dunia kebrutalan mereka ketika menyerang armada Kebebasan."

Konvoi bantuan lain dari Aljazair akan berangkat pada hari Rabu ini (9/8) ke Gaza, setelah Guidance and Reform Society, organisasi yang menyelenggarakan konvoi memperoleh ijin dari kedutaan besar Mesir di Aljazair, serta juga menyetujui pemberian visa untuk delegasi yang menyertai konvoi, setelah menunggu hampir satu minggu.

Kedutaan telah menunda pemberian izin yang dibutuhkan oleh pihak penyelenggara untuk mendapatkan surat dari Departemen Luar Negeri Aljazair. Penyelenggara menjelaskan kepada kedutaan bahwa aktiviats mereka adalah independen dari otoritas resmi, dan setelah menunggu lama, kedutaan akhirnya menyetujui.

Delegasi Aljazair, terdiri dari 13 anggota, termasuk wartawan, pengusaha dan politisi, akan melakukan perjalanan ke Gaza Rabu ini setelah mengikuti prosedur untuk mendapatkan izin untuk menyeberang ke Gaza saat mereka tiba di Kairo. (fq/pic)

loading...

Dunia Islam Terbaru

blog comments powered by Disqus