free hit counters
 

BPIP, Korupsi Bansos Diam, Ketika Banjir Jakarta Baru Nyinyir

Redaksi – Selasa, 10 Rajab 1442 H / 23 Februari 2021 19:04 WIB

eramuslim.com – Romo Benny , staf khusus Dewan Pengarah BPIP mengkritik banjir Jakarta, menurutnya banjir tersebut  seharusnya bisa diprediksi dan disiapkan solusinya oleh Gubernur. Bahkan ia buat perbandingan antara   kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan dengan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam penanganan banjir DKI.

“Seperti zaman Ahok dulu ada pengerukan, pembersihan drainase dengan pasukan kuning atau pasukan oranye. Sehingga ketika curah hujan melebihi kapasitas, air bisa mengalir,” jelas Romo Benny.

Politisi Demokrat, Syahrial Nasution segera merespon Staf ahli BPIP tersebut, dengan  menilai keberadaan BPIP terkesan telah disusupi pendengung bayaran atau kerap disebut buzzeRp.
Romo Benny: Kembalikan Ekosistem Pancasila yang Sudah Hilang -  KATOLIKNEWS.com
“Fenomena buzzeRp merambah ke BPIP,” kata Syahrial Nasution di akun Twitternya, Selasa (23/2).

Ia utarakan hal itu karena ada ketimpangan sikap , ketika banyak masalah terhadap kebijakan pemerintah saat ini,  lembaga BPIP  justru diam tak bersuara , dari korupsi kasus Bansos, yang seharusnya  diperuntukkan bagi rakyat banyak. Tapi ketika banjir Jakarta, yang Gubernurnya Anies Baswedan, seketika BPIP berikan kritikan segera.

“Perampokan duit Bansos dampak Covid-19 yang merusak persatuan, mereka bungkam. Bencana banjir yang membangkitkan solidaritas, nyinyir. Berlaku hanya untuk DKI,” tandasnya. (-)

Berita Nasional Terbaru