Kemenhub: Proyek Kereta Cepat China Pemicu Banjir Tol Japek

Eramuslim – Awal tahun lalu, banjir sempat merendam tol Jakarta-Cikampek KM 24 di sekitar Cibitung, hingga menyebabkan arus kendaraan ke arah Jakarta berhenti total hingga puluhan kilometer.

Kementerian Perhubungan mengungkapkan, proyek kereta cepat jadi pemicu banjir pada 1 Januari 2020 itu.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setyadi, menyatakan pengerjaan proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) membuat saluran air di ruas tol itu tersumbat.

“Tadinya saluran air bagus tapi kemudian ditutup untuk jalan kerja mobilisasi alat berat dan sebagainya. Itulah dampaknya, kemarin (banjir) seperti itu. Jadi Pak Menteri PU juga sudah menyampaikan dan kemarin saya langsung memimpin rapat di sana sudah mempertemukan antara KCIC kemudian dari WIKA, kemudian Waskita Karya sebagai kontraktornya,” kata Budi saat menutup Posko Angkutan Natal dan Tahun Baru di Kementerian Perhubungan, Senin (6/1) seperti melansir kumparan.com.

Menurutnya, dari rapat itu sudah ditetapkan langkah tindak lanjut untuk mencegah terjadinya kasus banjir serupa.

Para pihak yakni proyek KCIC, serta para kontraktor seperti WIKA dan Waskita Karya sudah diminta mengatasi tersumbatnya saluran air tersebut.

Mengutip penjelasan Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru, selain di KM 24 banjir di ruas Tol Jakarta-Cikampek juga terjadi di KM 17, 19, 21, serta 26 dan 27.