Bashar Al Assad Manfaatkan Fatwa Mufti Mesir Untuk Sebut Kaum Revolusioner Suriah “Teroris”

bashar assadSaluran televisi resmi pemerintah Suriah memanfaatkan pandangan Grand Mufti Mesir yang mengecam milisi ekstrimis dan menyebutnya bukan bagian dari Islam, dalam kampanye pemerintah untuk membentuk stigma bahwa pasukan revolusi adalah teroris.

Dalam wawancaranya dengan saluran televisi Al Mihwar, Grand Mufti Mesir, Dr Shawki Allam, mengatakan “tujuan dari Daash (ISIS) bukanlah pendirian negara Islam, tapi mereka ada untuk melemahkan negara-negara di Timur Tengah.”

Ia menambahkan “penggunaan nama negara Islam hanya sebagai kedok dihadapan masyarakat.”

Dr Shawki Allam mencontohkan “dalam Islam, hukuman mati terhadap terdakwa hanya boleh dilakukan setelah melewati peradilan yang adil dan mengarah pada kepastian bahwa hukuman mati adalah setimpal bagi terdakwa.”

Di sisi lain, penggunaan pandangan Mufti Besar Mesir oleh pemerintah Suriah dinilai sebagian pengamat sebagai salah satu bentuk perbaikan hubungan antara pemerintahan Sisi dengan rezim Bashar al Assad.

Perlu diketahui bahwa keduanya sama-sama dituduh telah melakukan genosida terhadap warga sipil di negaranya masing-masing. (Rassd/Ram)

Berikut video pandangan Mufi Mesir tersebut: http://www.youtube.com/watch?v=91i2Vcg8IeI