Tak Ada Bukti Sejarah, Radikalis Hindu India Bilang Lokasi Masjid Babri sebagai Situs Dewa Rama

Menyusul kehancuran masjid, kerusuhan yang terjadi antara umat Hindu dan Muslim, menyebabkan kematian atas lebih dari 2.000 orang. Terlepas dari kekerasan dan kecaman internasional, upaya untuk membangun kuil berlanjut sampai akhirnya mereka berhasil di pengadilan.

 

Kebangkitan Nasionalis Hindu

 

Pembangunan kuil di situs Masjid Babri adalah salah satu keberhasilan di antara banyak pencapaian para Nasionalis Hindu. Di bawah BJP, India menyaksikan pergeseran dari tatanan sekuler yang mereka anut sejak kemerdekaan pada 1947, menjadi karakter yang lebih berakar pada gagasan Hindu yang diatur oleh kelompok sayap kanan.

BJP juga dinilai merusak status quo berusia puluhan tahun di wilayah Himalaya yang berpenduduk mayoritas Muslim yang dikelola India, dengan melepaskan otonomi khusus dan mencabut perlindungan konstitusionalnya. Langkah ini membuka jalan bagi penyelesaian wilayah oleh warga India biasa, suatu perkembangan yang bisa menggeser demografi daerah yang disengketakan.

Politisi BJP juga memiliki rencana untuk peluncuran yang luas dari Daftar Warga Nasional (NRC), yang mencatat jutaan Muslim yang tidak proporsional, akan kehilangan kewarganegaraan India mereka, atas dasar bahwa mereka keturunan dari orang-orang yang bermigrasi secara ilegal dari negara tetangga.

Undang-undang Amandemen Kewarganegaraan (UU CAB) yang terpisah, memungkinkan orang-orang dari kepercayaan non-Muslim yang kehilangan kewarganegaraan mereka, bisa kembali untuk mendapatkannya, dan memberikan kewarganegaraan kepada para pengungsi, kecuali bagi mereka yang Muslim. Kebijakan resmi ini disertai dengan meningkatnya kekerasan jalanan terhadap Muslim. Pada Februari lalu, kerusuhan di ibukota India, New Delhi, menewaskan 53 orang, yang mayoritas adalah Muslim.

Kasus-kasus yang disebut main hakim sendiri terhadap umat Islam juga meningkat, karena gerombolan Hindu menargetkan Muslim yang mereka tuduh membunuh dan memakan hewan, yang dianggap suci dalam agama Hindu. []