Inilah Kronologi dan Klarifikasi Resmi Ust. Abdul Somad Soal Persekusi di Bali

3. Jumat, 8 Desember 2017

Jam: 00.15 saya WA ketua Panitia:
“Bagaimana pak, sudah ada keputusan?”

Jam 04:17
WA Ketua Panitia masuk:
“Kami koordinasikan ke berbagai pihak, tafadhdhol ustadz untuk berangkat…”.

Saya fahami dari WA ini bahwa masalah Clear.

4. Jumat, 8 Desember 2017 jam: 13.00

Kami sudah menunggu pak Nadlah di airport Denpasar Bali. Kami dibawa ke hotel Aston, makan dan istirahat.

5. Jumat, 8 Desember 2017 jam 16:00

Saya dibangunkan. Saya curiga akan disidang. Saya minta tim beli tiket, “Kita pulang, karena ini di luar kesepakatan. Kelihatannya kita dijebak.”

Saya dibawa ke salah satu ruang di hotel Aston. Di sana sudah menunggu sekitar 10-15 orang. Mereka meminta saya berikrar.

Saya klarifikasi bahwa semua yang dituduhkan ke diri saya adalah fitnah. Karena saya menolak berikrar mereka melontarkan kata-kata tidak layak: “Ngeles!” “Seperti PKI”, “Panitia mendatangkan ustadz otak SD”, “Pulangkan saja!”, dll.