Perjuangan Dokter Oen Boen Ing Selundupkan Penisilin untuk Jend. Soedirman

Soedirman memerintahkan seluruh prajurit TNI untuk membentuk kantong-kantong gerilya. Mundur dari daerah perkotaan yang dikuasai Belanda dan bersiap untuk bergerilya dalam waktu yang panjang.

Dimulailah perjalanan legenda itu. Panglima tertinggi TNI dengan paru-paru sebelah, dan tubuh ringkih bergerilya keluar masuk hutan. Memimpin anak buahnya dalam perang gerilya di seluruh Jawa dan membuktikan TNI masih ada.

Ibukota negara boleh jatuh, presiden boleh ditawan, tapi TNI tidak pernah menyerah. Benteng terakhir republik ada dalam hati para prajurit, pesan Jenderal Soedirman.

Namun kondisi kesehatan Soedirman terus memburuk. Akhirnya dia terpaksa ditandu. Konon, setiap prajurit berebutan mengangkut tandu sang jenderal itu karena kecintaan mereka.

Cukup sulit untuk mendapatkan obat kala itu. Pengawal Pak Dirman harus menyamar dan menyusup masuk kota. Di tengah blokade militer Belanda, obat di kota pun tak selalu tersedia.

Salah satu dokter yang menyelundupkan penisilin untuk Jenderal Soedirman bernama Oen Boen Ing. Dokter nasionalis yang dikenal karena kiprah kemanusiaannya di Surakarta.