Lawan Arus, Negara Ini Dukung Trump Soal Al-Quds

Pernyataan Kementerian Luar Negeri Ceko ini cukup bertentangan dengan pernyataan yang sebelumnya dirilis Uni Eropa. Uni Eropa sebelumnya mengutarakan kekhawatirannya terkait pengumuman AS yang mengakuiYerusalem sebagai ibu kota Israel. Menurut Uni Eropa, tindakan tersebut jelasdapat merusak perundingan perdamaian antara Palestina dan Israel.

“Posisi Uni Eropa tetap tidak berubah. Aspirasi kedua belah pihak (Palestina dan Israel) harus dipenuhi dan sebuah cara harus ditemukanmelalui negosiasi untuk menyelesaikan status Yerusalem sebagai ibu kota masadepan kedua negara,” ujar kepala federal Uni Eropa Federica Mogherini.

Mogherini menekankan Uni Eropa dan negara-negara anggotanyaakan terus menghormati konsensus internasional mengenai status Yerusalem. Sikap ini akan dipertahankan hingga konflik Palestina dan Israel dapat dipecahkan atau diselesaikan.(kl/adl)