Inilah Trik Bagaimana Menjual Sebuah Negara

Hal ini diakibatkan oleh belum terpikirnya pembuatan peraturan pendistribusian kekayaan negara kepada rakyat. Karena itu, tumbuh kelas sosial yang kaya (kapitalis) yang rakus dan menzalimi sesama demi memuaskan nafsunya tanpa mengindahkan aturan. Tumbuhlah praktik-praktik ribawi yang sangat menjerat si miskin.

Keempat, kezaliman jiwa. Masyarakat kapitalistik tidak dibangun di atas asas persaudaraan, melainkan pemaksaan dan kepentingan sepihak. Inilah yang kemudian menghilangkan kejernihan jiwa penguasa dan rakyat.

 

Mereka tumbuh menjadi penindas yang lemah. Jiwa mereka menjadi gelap penuh egoisme dan kecongkakan. Akibatnya, berbagai bentuk kejahatan dan kriminalitas tumbuh subur dari pucuk penguasa hingga rakyat jelata. Rakyat kemudian banyak mengalami stres dan depresi akibat tekanan ekonomi yang kian menjerat.

Jika demikian, alangkah eloknya jika seluruh penguasa sebagai pengemban amanah rakyat di negeri ini melakukan reorientasi paradigma terhadap sistem kenegaraan bangsa ini.

Tidaklah sulit untuk memahami bahwa negeri ini telah hampir runtuh kedaulatannya akibat cara pandang materialisme ini. Semoga para penguasa tidak melakukan misdiagnosis sehingga melakukan tindakan malapraktek atas penyakit negeri ini.

Dari sinilah semoga sistem Islam bisa menjadi alternatif terbaik bagi obat mujarab atas penyakit kronis negeri ini.

Penulis; Ahmad Sastra, Ketua Divisi Riset dan Literasi Forum Doktor Islam Indonesia